CNNpoker - Agen Poker Online Terbaik 2017

QQmania - Sarana Bermain Qiu-Qiu Online Terbesar & terpercaya di Indonesia

Metropoker88 - Agen Live Poker Online Terpercaya & Paling Fairplay di Indonesia.

Showing posts with label Facebook. Show all posts
Showing posts with label Facebook. Show all posts

Tuesday, March 28, 2017

“ Seorang Gadis Kecil Yang Mempunyai Penyakit Leukimia “

“ Seorang Gadis Kecil Yang Mempunyai Penyakit Leukimia “

( Part 6 )

XianXian : Guru Popo, begini saya kenal dengan orang yang begitu banyak di Home Schooling Di kota Beijing untuk bisa melakukan belajar melalui internet selain dari belajar internet, bisa juga belajar cara berkomunikasi dengan teman – teman, jika Didi bersedia untuk pergi, maka saya akan bisa memberi seluruh fasilitas perlengkapan sekolah internet yang di butuhkan selain itu, Didi juga ingin pergi ke tempat wisata kami akan bersedia memberi sesuatu yang bernama Kamera Video, Kamera Fhoto tapi saya tidak tahu apa cocok atau tidak.
Guru Popo : apakah Didi ingin mau menerima seorang dari ibu asuh? Dan ingin mau terima ibu asuh di kota Beijing? Kemudian XianXian jaga Didi juga di sana. Kamu ingin tambah 1 orang anak perempuan lagi, sedangkan kamu sendiri sudah mempunyai 2 orang anak, jika kamu tambah 1 orang anak lagi, semakin banyak orang semakin gembira.

“ Seorang Gadis Kecil Yang Mempunyai Penyakit Leukimia “


“ Seorang Gadis Kecil Yang Mempunyai Penyakit Leukimia “

( Part 5 )

Guru Popo : berarti dari inti anda, kebahagiaanmu adalah bila anakmu setiap hari melakukan bertanya kepada kamu, pagi ini kita memakan apa iya bu?
Ibu Liu Zidi : iya Guru Popo.
Guru Popo : okelah, saya sudah tahu apa yang maksud dari kamu. terima kasih untuk menjelaskan kepada kami apa yang sebenarnya dari arti hidup kebahagiaan itu berada, saya sudah mendengar banyak impian” baik besar yang lain, impian yang Hebat, tapi Impian yang hari ini adalah impian yang paling sederhana tapi impain ini akan bersangkutan dengan kemuanusiaan, jadi ibu tidak perlu menangis, bagaikan sebuah badai yang akan berlalu. Jadi saya rasa khusus hari ini pasti akan banyak orang yang tidak anda kenal pasti akan membantu kamu.

“ Seorang Gadis Kecil Yang Mempunyai Penyakit Leukimia “

“ Seorang Gadis Kecil Yang Mempunyai Penyakit Leukimia “

( Part 4 )

Ibu Liu Zidi : karena rumah sakit itu, bukan rumah sakit yang dari pemerintah, jadi gimana pun caranya kami juga akan harus membayarnya sendiri. Dan family saya yang lain juga akan membantu saya memberikan uang untuk mengobati Didi agar DIdi bisa cepat sembuh dari penyakit ini.
Guru Popo : yang kamu maksudkan family kamu itu siapa Ibu Liu Didi?
Ibu Liu Zidi : yang saya maksudkan adalah neneknya Didi, di karenakan ibu saya saat ini masih kerja di taman.
Guru Popo : oke, kalau begitu akan saya bertanya kepada kakak Liu Zidi, kakak . . . . apakah kamu tahu berapa biaya rumah sakit yang harus di sediakan untuk Didi?
Kakak Liu Zidi : biayanya untuk Didi di rumah sakit itu adalah yang harus di perlukan mencapai 500 Ribu Yuan.

Monday, March 27, 2017

“ Seorang Gadis Kecil Yang Mempunyai Penyakit Leukimia “

“ Seorang Gadis Kecil Yang Mempunyai Penyakit Leukimia “

( Part 3 )

Didi ini akan menyanyikan sebuah lagu untuk ibunya, yaitu yang berjudul :

Terima Kasih Ibu :
Melihat rambut putih yang ada di kepala ibu
Air mata yang keharuan menetes
seumur kehidupan sepenuh hati untuk menjaga keluarganya
karena memberikan perasaan dengan bertahun – tahun
Ku ingai pada saat saya masih kecil
apa yang di katakan oleh ibu
kau menggunakan keringatmu untuk menyatakan harapan kamu
kaulah satu – satunya yang penjaga hidup anakmu
terima kasih ibuku tersayang
terima kasih karena membuatku menjadi dewasa
saya tidak perduli mau pergi ke ujung langit
hati ibu tetap tegak
terima kasih ibu
terima kasih sudah ingin menemaniku sampai dewasa
sudah memberikan kehangatan untuk keluarga
saya sayang kamu yaitu ibu tersayang

“ Seorang Gadis Kecil Yang Mempunyai Penyakit Leukimia “

“ Seorang Gadis Kecil Yang Mempunyai Penyakit Leukimia “

( Part 2 )

Guru Popo : Didi anak yang baik kamu jangan takut, sakit ginjal itu bukan berarti tidak bisa di sembuhkan, dan begitu juga Leukimia bukan tidak bisa di sembuhkan, nah kalau begitu kamu tunggu sebentar iya, biar saya berbicara kepada kakak kamu terlebih dahulu. Hai, apa kabar kakak liu Zidi.
Kakak Liu Zidi : hai Guru Popo, apa kabar.
Ibu Liu Zidi : hai juga Guru Popo, apa kabar.
Guru Popo : ibu Liu Zidi kamu sekarang bekerja sebagai apa saat ini yang kami boleh tau?
Ibu Liu Zidi : saat ini kerjaan saya yaitu adalah hanya merawat anak – anak saya.
Guru Popo : jadi sebelumnya kamu kerja di bidang usaha apa?

“ Seorang Gadis Kecil Yang Mempunyai Penyakit Leukimia “

“ Seorang Gadis Kecil Yang Mempunyai Penyakit Leukimia “

( Part 1 )

Ada seorang anak kecil yang dimana dia sekarang tinggal di kota Langfang, bahwa anak ini sekarang mengalami jenis penyakit Leukimia, jadi Liu Zidi ini ingin mendatangi ke panggung Impian Tiongkok untuk meminta doa untuk anak ini biar bisa cepat sembuh, marilah kita akan menyimak dari kisah cerita ini :
Liu Zidi : hai apa kabar Guru Popo, hai semua yang ada di sini. Saya perkenalan diri kalau saya bernama Liu Zidi, saya datang berasal dari Langfang.
Guru Popo : oke adik kecil, kalau boleh saya tau, saya ingin tebak umur kamu yang sekarang ini boleh tidak?
Liu Zidi : sekarang umur saya sudah 12 tahun Guru Popo, dengan wajah ketawa yang manis untuk Guru Popo.

Sunday, March 26, 2017

“ Pengabdian Seorang Guru “

“ Pengabdian Seorang Guru “

( Part 5 )

Cerita ini di lanjutkan dari : ( Part 4 )
Guru Popo : apakah kalian tahu kalau guru Zhou yuyang ada mempunyai sebuah nama panggilan lainnya, apakah kalian semua tahu?
Mei : saya tahu apa nama panggilan dari guru Zhou Yuyang, yaitu namanya Surga.
Guru Popo : terus, kamu rasa di surge itu bisa terjadi hal apa?
Mei : di tempat Surga itulah yang bisa membuat diri kita menjadi sebuah keajaiban,
Guru Popo : di tempat Surga yang bisa terjadi sesuatu hal keajaiban seperti dalam mimpi, dan kami ada sebuah kisah dari tempat orang tua kalian semua bahwa kisah ini mereka ada mengucapkan beberapa kata untuk kalian dan untuk Guru Zhou Yuyang. Inilah kisah yang kami dapatkan :
saya bernama Luo Yun dan usia saya sekarang sudah 13 tahun dan mempunyai seorang adik bayi kecil . . dan sekarang kakak lelaki saya sedang belajar di luar dari desa ini . . . .  saya sangat kagum kepada kakak saya sampai bisa belajar di luar desa.

“ Pengabdian Seorang Guru “

“ Pengabdian Seorang Guru “

( Part 4 )

Cerita ini di lanjutkan dari : ( Part 3 )
8. Impianku adalah aku ingin menjadi seorang jurnalis di karenakan saya ingin lebih banyak orang yang tahu kalau tempat yang sangat miskin bukan hanya di tempat kami saja, melainkan tempat yang lain juga masih banyak yang miskin, akan tetapi saya ingin orang seluruh dunia mengetahui bahwa masih ada tempat lain orang yang masih membutuhkan bantuan
Guru  Popo : Zhou Yuyang, tentu saja kamu sangat mengenal dengan anak – anak murid kamu ini
Zhou Yuyang : saya sangat kenal dengan murid saya seperti apa mereka.
Guru Popo : Guru Zhou coba kamu membantu saya untuk menunjukkan mana murid yang sangat pemalu dan agak merasa sulit untuk mengungkapkan perasaannya dan menunjukkan seorang murid yang pandai untuk bisa mengungkapkan perasaannya.

Saturday, March 25, 2017

“ Pengabdian Seorang Guru “

“ Pengabdian Seorang Guru “

( Part 3 )

Cerita ini di lanjutkan dari : ( Part 2 )
Zhou Yuyang : saya hanya ingin membangun sebuah asrama dengan di lengkapi kantin, membangun kamar mandi dan begitu juga membangun sebuah kelas untuk bisa mengajar para murid dan kemudian jumlah personil pembantu kita ini bisa mencapai perbandingan sampai 1 – 1 dengan anak – anak murid.
Guru Popo : oke, akan tetapi kami dari impian tiongkok ini ingin melihat kamu keluar melalui monitor kami saja agar kami bisa mengukur hasil kemampuan kamu selama ini sebenarnya.  Oke kalau begitu marilah kita persembahkan seorang guru pasangan yang baik untuk menaiki ke atas panggung impian tiongkok agar bisa bersama dengan murid – muridnya di sini.

“ Pengabdian Seorang Guru “

“ Pengabdian Seorang Guru “

( Part 2 )

Cerita ini di lanjutkan dari : ( Part 1 )
Guru Popo : jadi kalian berdua gurunya dari anak – anak ini?
Zhou Yuyang : betul, karena saya mengajar di desa mereka selama 2 tahun dan tak laam istriku pun ikut bersamaku. Jadi saya ingin memberikan cerita kisah dari saya :

Guru – Guru yang di maksudkan dari anak – anak sekolah ini adalah Zhou Yuyang. Guru ini bersama dengan anak – anak ini yang berasal dari desa hingga melewati puluhan tahun dengan bekerja keras menjadi seorang guru dan akhirnya berhasil menjadi seorang supervisor marketing di sebuah perusahaan property di Shenzhen. Pada waktu 3 tahun yang lalu Zhou Yuyang bersama istrinya bernama Liu Wanfeng menjadi Relawan pengajar di desa Guizhou dan pada saat ini guru ini melihat banyak sekali anak – anak yang berumur 11 – 12 tahun ini dalam keadaan kondisi yang tidak memungkinkan untuk sekolah dan di paksa orang tua untuk bekerja di rumah, bertani, dan sampai bahkan keluar menjadi buruh jadi Guru Zhou Yuyang bertekat untuk membawa anak – anak itu keluar dari gunung agar bisa melanjutkan pembelajaran untuk demi sebuah impian ini, suami istri ini sampai melakukan jual rumah dan perlengkapannya melepaskan semua pekerjaan stabilnya.

“ Pengabdian Seorang Guru “

“ Pengabdian Seorang Guru “

( Part 1 )

Ada sebuah desa dimana desa ini sangat miskin dan ada sekelompok anak – anak yang berasal dari pergunungan Guizhou, mereka adalah murid yang sangat baik dan pintar, di karenakan soerang guru yang istimewa bernama Zhou Yuyang Jdi kota Jiangxi,  jadi anak ini dari Guizhou pergi bertemu dengan seorang guru dan belajar dengan guru ini tersebut. Lokasi guru ini salah satu tempat yang sangat indah ini dan ada seorang warga yang mengatakan tempat di daerah kota Jiangxi ini bahwa di sini ada daerah perkebunan kapas yang sangat paling indah di dunia dan di sini juga ada makanan yang sangat lezat di sini juga ada seorang guru yang paling baik dan di Jiangxi juga ada musim semi untuk kehidupan kami da nada seorang murid mengatakan : kalau semua orang yang kerja keras kami di sini adalah untuk suatu saat nanti kembali ke tempat pertama kali kita hidup yang membesarkan kami dan para murid sekolah ini berkumpul ingin mengucapkan semoga impian kami yang ada di sini pasti akan tercapai dan murid ini semua pergi ke suatu tempat yang bernama Panggung Impian Tiongkok.

Friday, March 24, 2017

“ Kakek Dan Nenek Yang Sudah Menafkahi Kita Semua “


“ Kakek Dan Nenek Yang Sudah Menafkahi Kita Semua “

( Part 3 )

Cerita ini di lanjutkan dari ( Part 2 )
Guru Popo : jadi ada perasaan apa saja terhadap anda pada saat di tahun 1998 ini sampai anda melakukan hal yang begitu mulia seperti ini . . .
Kakek, Nenek : yang kami hanya berpikir sampai sekarang itu adalah hal yang seharusnya kami jalankan dan ketika kami melihat anak – anak yang miskin ini di tengah jalanan jika kami tidak membantu mereka kami merasa seperti hati yang merasa seperti gila dan tidak tahu mesti bagaimana masa depan kita nanti terus, saya akan berunding dengan suamiku kalau kita berdua akan membantu uang sekolah mereka dan pada awalnya kita tidak memikirkan ingin memelihara mereka jadi kita akan melakukan dengan secara tahap demi setahap kita membawa mereka pulang rumah dan memelihara mereka.

“ Kakek Dan Nenek Yang Sudah Menafkahi Kita Semua “

“ Kakek Dan Nenek Yang Sudah Menafkahi Kita Semua “

( Part 2 )

Cerita ini di lanjutkan dari ( Part 1 )
Guru Popo : kakek kamu ahli seni pentas?
Xueyi : betul, karena kakekku dulunya pimpinan dari sebuah Opera Henan lalu tak lama kakek aku sudah pension dari kerja seni pentas ini.
Guru Popo : apakah kakek dan nenek kamu hari ini ada datang di acara panggung Impian Tiongkok ini?
Wang Hailong : kakek dan nenek aku ada datang hari ini.
Guru Popo : jadi kakek dan nenek kamu sekarang lagi dimana?
Wang Hailong : mereka sedang ada di ruangan tunggu.

“ Kakek Dan Nenek Yang Sudah Menafkahi Kita Semua “

“ Kakek Dan Nenek Yang Sudah Menafkahi Kita Semua “

( Part 1 )

Kisah ini akan menceritakan tentang seorang kakek dan nenek yang menghidupin ke 5 cucu ini yang dulu ke dua kakek dan nenek ini mengangkat k3 5 anak dari yatim piatu dan sudah menganggap ke 5 anak ini menjadi anak mereka sendiri, dari ke 5 anak ini ada 1 seorang lelaki yang kesehatannya benar – benar sangat kekurangan dan sehingga anak ini tidak bisa mengerakkan kaki dan ke dua tangannya. inilah kisah cerita dari seorang Kakek Dan Nenek Yang Sudah Menafkahi Kita Semua :
Guru Popo : hai semua, apa kabar? Siapa nama kamu.
Wang Hailong : saya bernama Wang Hailong, akan tetapi banyak orang yang memanggil saya Hailong.
Guru Popo : oh, jadi Hailong sekarang umur berapa?

Thursday, March 23, 2017

“ Ibu Jangan Pernah Melupakan Aku Di Dalam Hidupmu “

“ Ibu Jangan Pernah Melupakan Aku Di Dalam Hidupmu “

( Part 5 )

Kisah ini akan di lanjutkan dari ( Part 4 )
Kisah Rekaman : pada saat Shuyin pulang dari sekolah, ternyata banyak yang harus Shuyin lakukan seperti orang dewasa di keluarganya .. asal setiap di hari pagi saja, Shuyin sudah merasa sangat sibuk terus sedangkan ayah dan ibu selalu tidak ada berada di rumah maka si tangan kecil lemah ini yang harus bekerja keras untuk menghidupi adik kecil dan keluarga Shuyin. Kehidupan Shuyin adalah kehidupan salah satu contoh yang terbaik beserta makan malam seluruhnya pun di persiapkan oleh Shuyin. Namun yang sekarang membuat kehidupan Shuyin sedih adalah selama ini dari dulu hingga sekarang selama 4 tahun ini ibu tidak pernah mencoba masakan yang di buat oleh Shuyin, adik kecil pun baru saja mulai demam dan merasa sangat tidak nafsu makan jika Shuyin sesudah selesai makan, maka Shuyin pun segera untuk menyiapkan makan untuk adik kecilnya agar tidak merasa lapar di malam hari dan ketika di suapin adik kecil Shuyin ini tetap saja tidak ingin mau makan. maka satu – satunya cara dari Shuyin adalah hanya bisa berusaha semaksimal mungkin untuk membuat adik selalu gembira dan tidak di sangka adik yang di meja ini melihat kakak sedang menangis adik pun menjadi ikut nangis bersama kakaknya.

“ Ibu Jangan Pernah Melupakan Aku Di Dalam Hidupmu “

“ Ibu Jangan Pernah Melupakan Aku Di Dalam Hidupmu “

( Part 4 )

Kisah ini akan di lanjutkan dari ( Part 3 )
Shuyin : ibu saya sama sekali tidak ada berubah dengan seperti yang dulu.
MC : berarti wajah ibu kamu tidak berubah sama sekali, dan kamu merasa tidak tegang atau kaget?
Shuyin : saya sama sekali tidak merasa tegang ketika melihat wajah ibu sekarang.
MC : Shuyin, kan sebentar lagi ibu kamu sudah akan datang, jadi kamu coba melihat dan mendengarkan pembicaraan dari ibu kamu. jadi kamu tidak perlu berbicara iya Shuyin . . jadi kamu bisa kan untuk melakukan itu?
Shuyin : baik, akan saya mendengarkan penjelasan dari ibu dulu.
MC : bapak Tukang Pos, apakah ibu Lu Hanwen ada datang ke acara ini da nada menerima undangan dari kita?
Tukang Pos : iya, ibu Lu Hanwen sudah menerima surat undangan yang kita berikan dan sekarang ibu Lu Hanwen ada di sampingku.
MC : kalau begitu marilah kita akan mempersilahkan nyonya Lu Hanwen untuk memasuki acara tersebut. Hai ibu Lu Hanwen, apa kabar? Mari silahkan duduk di atas bangku ini. Dan sebelum kita akan melanjutkan topic selanjutnya, akan saya kami tanyakan terlebih dahulu.
Lu Hanwen : boleh, mau Tanya apa iya.

“ Ibu Jangan Pernah Melupakan Aku Di Dalam Hidupmu “

“ Ibu Jangan Pernah Melupakan Aku Di Dalam Hidupmu “

( Part 3 )

Kisah ini akan di lanjutkan dari ( Part 2 )
MC : jadi kamu sekarang bagaimana?
Shuyin : saya akan menabung lagi uang di celengan saya.
MC : kamu akan menabung uang lagi? Apa kamu tidak takut kalau uang kamu akan di ambil ama nenek kamu nanti? Jadi kamu saat ini sudah menabung uang sudah berapa?
SHuyin : saya sudah tabung uang sampai 300 yuan terus ketahuan lagi sama nenek dan di ambil semua oleh nenek.
MC : dan apakah kamu menyerah / berhenti untuk menabung uang lagi atau masih tetap kamu menabung uang?
Shuyin : saya masih akan tetap untuk tabung uang lagi di celengan saya.

Wednesday, March 22, 2017

“ Ibu Jangan Pernah Melupakan Aku Di Dalam Hidupmu “

“ Ibu Jangan Pernah Melupakan Aku Di Dalam Hidupmu “

( Part 2 )

Kisah ini akan di lanjutkan dari ( Part 1 )
MC : apa yang di katakana oleh nenek Shuyin?
Shuyin : kata nenek bilang, bahwa tadi ibu ada datang kemari dan kenapa aku tidak tau?
kisah, Biarpun ibu akan datang, nenek juga akan mengatakan kepada Shuyin : di dalam waktu selama 4 tahun ini bahwa ibu sering datang kemari akan tetapi tidak pernah ketemu sekalipun dengan Shuyin.
MC : Shuyin, ketika ibu kamu datang berkali – kali di rumah kamu, apa kamu tidak tau ibu kamu ada datang ke rumah kamu? dan apakah waktu ibu kamu datang kamu tidak ada di dalam rumah? Kamu kemana.
Shuyin : saya hanya serinjg berada di rumah bibi saya saja.
MC : Rumah bibi? Apakah rumah bibi sangat jauh dari rumah kamu?
Shuyin : tidak jauh dari rumah saya. Makanya kakek dan nenek pun sering mengizinkan saya keluar di rumah bibi.

“ Seorang Istri Yang Memiliki Tumor Otak “

“ Seorang Istri Yang Memiliki Tumor Otak “

( Part 7 )

Cerita ini akan di lanjutkan pada bagian Part 6 :
Feng Ying : dan kini sekarang para penonton yang ada hadir di panggung impian bisa melihat saya kembali lagi di panggung ini dan saya bukan seperti yang dulu lagi. Walaupaun waktu pertama kali saya tampil di acara impiang Tiongkok saya berasa seperti seorang gadis kecil yang penyakitan dan sekarang ini saya pun sudah benar – benar merasa sangat sehat. Intinya saya hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim Impian Tiongkok, Guru Popo, dan juga group Panggung Impian terutama adalah Meng Zhilan, Kakak Yadi, Dan Milaotou.berkaqt bantuan dari kebaikan kalian bertiga membuat saya bisa kembali ke keluarga saya, terima kasih. Kakak Meng Zhilan jangan menangis lagi donk, kakak sudah bisa melihat saya dengan keadaan sudah sehat.
Guru Popo : saya dari pihak rumah sakit untuk mewakili bahwa dokter mengumumkan operasi ini sangat berjalan dengan sangat baik dan sama sekali tidak ada gejala” yang timbul dan kamu lihat sendiri bahwa dari seluruh pihak yang sudah telah menolong nyawa Feng Ying bahwa ia menjelaskan Feng Ying telah kembali dengan keadaan Normal.

Tuesday, March 21, 2017

“ Seorang Istri Yang Memiliki Tumor Otak “

“ Seorang Istri Yang Memiliki Tumor Otak “

( Part 6 )

Cerita ini akan di lanjutkan pada bagian Part 5 :
waktu pun sudah berjalan dalam 1 tahun, maka acara pentas impian panggung di tiongkok ini pun akan kembali :
Guru Popo : selamat datang di Impian orang yang akan memperkenalkan pengejar impian ini, silahkan naik ke atas panggung.
Wu Zun : saya di sini.
Guru Popo : karena saya sebenarnya pun sendiri yang sangat ingin memperkenalkan Pengejar Impian ini.
Wu Zun : oh iya?
Guru Popo : betul..
Wu Zun : pertama – tama saya ingin berterima kasih kepada ZheJiang bahwa sudah memberi saya kesempatan untuk berpatisipasi di acara yang sangat gembira dan penuh rasa kasih sayang, ini membuat diri saya merasa yang ada di dunia ini tidak ada sesuatu yang tidak mungkin selama kamu berusaha, maka impian kamu semua akan menjadi kenyataan.
MC : Terima kasih Tuan Wu Zun sudah telah ingin berbagi dengan kami.